5 fakta nike yang belum banyak diketahui orang

Siapa yang tidak kenal dengan Nike? Semua orang terutama penggemar olahraga pasti sangat familiar dengan brand olahraga ini. Supaya tetap bisa bersaing dengan para kompetitornya, Nike selalu memprioritaskan setiap kualitas produknya yang mereka ciptakan. Dalam hal ini, mereka berani menjamin produk yang diluncurkannya itu bisa awet dan tahan lama, sehingga tidak aneh kalau setiap produk Nike dibandrol dengan harga yang cukup mahal. Walaupun harganya relatif mahal, namun setiap produk terbaru buatan Nike ini selalu dicari oleh para penggunannya.

Terlepas dari semua itu, sebagai sebuah brand kebutuhan olahraga ternama di dunia, pastinya Nike memiliki banyak fakta dibail kesuksesannya itu. Mungkin sebagian dari anda belum mengetahui fakta-fakta tersebut. Oleh karena itu, dalam artikel kali akan membahas tentang 5 fakta Nike yang belum banyak diketahui orang sebagai berikut ini :

  1. Awalnya Dikenal Dengan Nama Blue Ribbon Sports

Perlu anda ketahui bahwa sebelum terkenal dengan nama “Nike”, brand ini mengawali bisnisnya dengan nama “Blue Ribbon Sports” yang bermarkas di Oregon. Nike ini didirikan pertamakali pada 25 Januari 1984 oleh Philip Knight dan Billy Bowerman. Yang menariknya, Philip Knight ini merupakan seorang atlit lari dan Billy Bowerman merupakan pelatihnya. Awalnya, Nike.Inc ini merupakan perusahaan distributor dari Jepang, yakni Onitsuka Tiger. Kemudian, pada tahun 1971 Nike mulai membuat produk sendiri dengan nama brand Nike yang didirikan oleh Jeff Johnson. Philip Knight dan Bill Bowerman membutuhkan dana sekitar Rp 16,7 juta.

  1. Arti Logo Nike

Nama Nike berasal dari bahasa Yunani yang artinya “Dewi kemenangan dan keberhasilan”. Sehingga dengan menggunakan lambang tersebut diharapkan oleh perusahaan Nike ini akan selalu memberikan keberhasilan dan  kemenangan bagi para konsumen yang menggunakannya. Dalam hal ini, Philip Knight, selaku pendiri Nike ini pun memesan sebuah logo untuk dijadikan simbol dari perusahaannya itu. Lalu pada tahun 1971, logo Nike ini didesain oleh seorang ahli grafis yang bernama Carolyn Davidson. Philip Knight ini sangat dikenal sebagai orang yang sangat selektif, sehingga sempat beberapa kali terjadi perubahan bentuk logo untuk perusahaannya itu, yang akhirnya pada tahun 1995 Knight memutuskan pilihannya kepada logo Nike Swoosh.

  1. Logo “Swoosh” Buatan Mahasiswa

Logo “Swoosh” yang merupakan ciri khas dari Nike ini dibuat oleh seorang mahasiswa desain grafis, yakni Carolyn Davidson. Ia merupakan seorang mahasiswa asal Portland State University. Saat mendesain logo Nike, Carolyn Davidson diberi imbalan sekitar Rp 487.000,00. Arti logo “Swoosh” sendiri bermakna kecepatan dan gerakan.

  1. Slogan “Just Do It” Terinspirasi Dari Pembunuhan Berantai

Slogan “Just Do It” yang digunakan oleh Nike hingga kini terinspirasi dari suatu peristiwa yang cukup menakutkan, yakni suatu pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Gary Gilmore. Dimana, kata-kata “Jus Do It” ini merupakan ucapan terakhirnya sebelum dikeksekusi mati oleh pengadilan.

  1. Menggunakan Lagu The Beatles Untuk Iklan Yang Pertamakalinya

Dalam hal ini, pada tahun 1987, ada sebuah iklan televisi pertamakali hadir dengan lagu The Beatles dengan judul lagu “Revolution#9”. Pada waktu itu, Nike telah mendapatkan kritikan karena telah menggunakan lagu The Beatles tanpa izin. Lalu iklan dengan lagu The Beatles ini berakhir pada tahun 1988. Kemudan Nike beralih bekerja sama dengan Jogn Lennon.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *