Cara Jitu Nike Untuk Menjadi Brand Olahraga Terdepan Di Dunia

Siapa yang tidak kenal dengan Nike? Semua orang terutama penggemar olahraga pasti sangat familiardengan brand olahraga ini. Memang menjadi brand terkenal seperti sekarang ini tidaklah mudah, dimana Nike melakukan berbagai strategi bisnis agar dapat menjadi brand olahraga terdepan di dunia. Lalu apa saja strategi Nike agar bisa menguasai pasar? Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya.

SecuringIndustry.com - Nike and Amazon set to team up under fake ...

  1. Pemasaran Besar-Besaran

Strategi bisnis pertama yang dilakukan oleh Nike untuk menguasai pasaran adalah dengan berinvestasi besar-besaran ke pemasaran. Dimana, pemasaran ini dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari iklan dan sponsorship. Dalam pemasaran ini, Nike tidak tanggung-tanggung untuk menggelontorkan dananya, sepanjang tahun 2014 saja Nike sudah mengeluarkan dana sekitar US$ 3 miliar atau sekitar Rp 42 triliunan. Artinya setiap detiknya Nike mengeluarkan uang US$ 100 untuk iklan saja. Cara sama dilakukan pada tahun 2016, namun angkanya sedikit lebih besar yakni sekitar US$ 3,3 miliar atau Rp 46 triliunan. Dana sebesar itu lebih banyak digunakan untuk membayar para atlet dan selebriti sebagai bintang iklannya. Diantaranya petenis Riger Federer, Cristiano Ronaldo, Ronaldihno, Michael Jordan, hingga Tiger Woods. Nike memulai cara pemasaran produknya lewat iklan di televisi sejak tahun 1982. Bahkan iklan pertamanya itu mendapatkan sebuah penghargaan dari Emmy Awards dalam kategori ‘Iklan Terbaik’ di tahun 1994. Kerenkan?

  1. Selalu Melakukan Inovasi Dengan Teknologi Terbaru

Strategi berikutnya adalah dengan melakukan inovasi menggunakan teknologi terbaru. Sebagai brand sepatu olahraga ternama di dunia, Nike tidak pernah berhenti untuk terus berinovasi untuk menghasilkan produk yang terbaik. Bahkan, berbagai teknologi serta fitur-fitur canggih mereka sematkan di setiap tipe produk sepatunya. Contohnya saja seperti Nike Air Max, dimana sepatu yang pertamakali dirilis pada tahun 1987 ini telah melakukan terobosan baru dengan menciptakan sepatu yang sangat nyaman bagi penggunannya dengan menyematkan teknologi Air Sole Unit di bagian pijakannya. Teknolgi ini berbentuk seperti gelembung udara yang memungkinkan para pengunannya bisa menapak dengan sangat lembut, dan mengurangi risiko cedera. Semula banyak orang yang meragukan teknologi ini, dimana mereka mengira lapisan usara yang terlihat dari luar itu akan mudah robek, namun kenyataannya aman-aman saja hingga kini.

  1. Tidak Terpaku Dengan Satu Produk dan Melakukan Ekspansi

Merasa tidak puas dengan hasil yang selama ini mereka peroleh, walaupun sebenarnya Nike ini dibilang sudah laris di pasaran. Akhirnya, para manajemen Nike mengakuisisi beberapa merek besar untuk berada di bawah naungan Nike Inc. Strategi bisnis inilah yang membuat Nike tetap jaya dan sukses hingga kini. Lalu pada thun 2003, Nike telah mengakuisisi Converse yang telah berdiri sejak tahun 1908 untuk berada di bawah bendera Nike. Selain Converse, Nike Inc juga membeli pakaian olahraga surfing, Hurley.

  1. Selalu Memprioritaskan Kualitas Produknya

Supaya tetap bisa bersaing dengan para kompetitornya, Nike selalu memprioritaskan setiap kualitas produknya yang mereka ciptakan. Dalam hal ini, mereka berani menjamin produk yang diluncurkannya itu bisa awet dan tahan lama, sehingga tidak aneh kalau setiap produk Nike dibandrol dengan harga yang cukup mahal.

  1. Selalu Berusaha Menjadi Yang Terdepan Dari Kompetitornya

Salah satu cara menjadi yang terdepan dari pesaingnya, Nike beralih dari offline ke online store. Nike sudah melakukan hal ini sejak tahun 1999, sedangkan pesaingnya seperti Adidas, baru meluncuran website di tahun 2006.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *