Kisah Sukses Perusahaan Nike

Nike merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang yang khusus memproduksi berbagai jenis perlengkapan olahraga. Brand dengan logo centang ini berbasis di Amerika Serikat. Nah, dalam artikel kali ini akan membahas tentang seputar Nike, mulai dari sejarah logo Nike, dan perjalanan usaha Nike.

Sejarah Logo Nike

Bagi sebuah perusahaan, logo merupakan sesuatu yang sangat penting. Karena logo ini merupakan suatu yang akan menggambarkan/memberikan penjelasan tentang sebuah perusahaan maupun produk. Sehingga penentuan logo ini membutuhkan pertimbangan tersendiri. Karena dengan adanya logo ini, menjadi suatu simbol agar masyarakat bisa mengingat produk yang mereka buat. Seperti yang diketahui bahwa logo Nike ini sangat sederhana berupa tanda centang yang biasanya diikuti dengan semboyan “Just Do It” ini ternyata memiliki arti yang sangat mendalam. Perlu diketahui bahwa kata Nike ini artinya “Dewi kemenangan dan keberhasilan” yang dipercayai oleh bangsa Yunani. Sehingga dengan menggunakan lambang tersebut diharapkan oleh perusahaan Nike ini akan selalu memberikan keberhasilan dan  kemenangan bagi para konsumen yang menggunakannya. Dalam hal ini, Philip Knight, selaku pendiri Nike ini pun memesan sebuah logo untuk dijadikan simbol dari perusahaannya itu. Lalu pada tahun 1971, logo Nike ini didesain oleh seorang ahli grafis yang bernama Carolyn Davidson. Philip Knight ini sangat dikenal sebagai orang yang sangat selektif, sehingga sempat beberapa kali terjadi perubahan bentuk logo untuk perusahaannya itu, yang akhirnya pada tahun 1995 Knight memutuskan pilihannya kepada logo Nike Swoosh.

Perjalanan Usaha Nike

Phil Knight mulai merintis Nike berawal saat ia diajak oleh salah satu pelatih sepakbola untuk mendirikan perusahaan sepatu olahraga. Dikarenakan ia melihat prospek bisnis ini cukup menjanjikan ke depannya, maka ia pun mulai melakukan berbagai inovasi untuk mengembangkan bisnisnya tersebut. Ia bersama temannya itu mendirikan perusahaan yang diberi nama Blue Ribbon.

Kehadiran Blue Ribbon Sport telah mampu menarik banyak perhatian dari konsumen Amerika. Hal ini terjadi berkat kepiawaian Phill yang menghasilkan eksperimen dengan membuat sebuah produk yang inovatif, terutama dari segi desain yang anti mainstream. Tingginya antusias masyarakat Amerika akan produk Blue Ribbon Sport ini bisa terlihat dari toko ritel resminya yang berada di kawasan Pico Boulevard, Santa Monica California. Yang menariknya, toko Blue Ribbon Sport ini merupakan cikal bakal kelahiran Nike.

Untuk nama Nike sendiri, ternyata nama ini ia dapatkan dari mimpi yang dialami Jeff pada suatu malam. Di dalam mimpinya tersebut ia mengubah nama brand Blue Ribbon Sports menjadi Nike. Akhirnya, Nike pun ia gunakan untuk menjadi brand perusahaan mereka. Lalu perusahaan ini memproduksi sepatu khusus Nike yang digunakan oleh atlet US Olympics, Trials di Eugene, Oregon. Dan ternyata, sepatu tersebut menarik perhatian banyak orang, bukan hanya para atlet saja, namun juga masyarakat umum. Bahkan kurang dari tiga tahun, Nike sudah berhasil menguasai pasar Amerika sekitar 50%.

Setelah itu, barulah Nike mulai melebarkan sayapnya ke berbagai negara, khususnya di benua Asia dan Eropa. Bahkan Nike ini menjadi salah satu brand global yang paling sukses saat itu. Dengan demikian keuntungan perusahaan ini semakin meroket. Sehingga tidak aneh kalau Phill Knight selaku CEO Nike menjadi salah satu orang terkaya di Amerika.

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang kisah sukses perusahaan Nike. Semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi kita semua, terutama bagi anda yang sedang merintis suatu usaha.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *