Latar Belakang Brand Nike dan Kesuksesannya

Kita sudah tidak asing dengan brand produk olahraga yakni Nike. Nike adalah brand sepatu yang sudah sangat lumrah di lingkungan masyarakat kita. Tidak hanya dengan produk sepatunya yang menarik dibeli, tetapi produk lain seperti aksesori, pakaian dan lain sebagainya pun menarik banyak peminat masyarakat dunia. Dari kesuksesan Nike dalam merintis usahanya, ada latar belakang brand Nike yang begitu panjang dan bersejarah. Dan tidak banyak yang mengetahui latar belakang berdirinya Nike dan mengapa diberi nama Nike. Sangat menarik untuk membahas bagaimana latar belakang Nike. Dan berikut ini adalah latar belakang brand besar Nike.

  1. Awalnya bukan Nike

Perlu Anda tahu bahwa ternyata Nike bukanlah nama brand yang diusung pada awal perintisannya. Perusahaan yang didirikan oleh seorang mahasiswa sekaligus atlet dari Universitas Oregon yakni Philip Knight dan pelatihnya Bill Bowerman memberi nama Blue Ribbon Sports (BRS) sebelum menjadi Nike.

  1. Sebagai distributor sepatu Jepang

Pada awalnya, Nike tidak memproduksi sepatu sendiri tetapi sebagai distributor sepatu. Nike adalah distributor sepatu Jepang Onitsuka Tiger yang saat ini bernama ASICS.

  1. Membuka toko ritel pertama di tahun 1966

BRS pertama kali membuka toko ritelnya pada tahun 1966 di Santa Monica, California. Kemudian pada tahun 1971, BRS hampir mendekati akhir hubungan kerjasama dengan Onitsuka Tiger. Pada saat itulah BRS bersiap untuk meluncurkan produk sepatu dengan logo baru “Swoosh” yang dirancang oleh Carolyn Davidson. Kemudian logo ini pertama kali digunakan oleh Nike pada 18 Juni 1971, dan kemudian terdaftar di US Patent dan Trademark Office pada 22 Januari 1974.

  1. Awal slogan “Just Do It”

Pada tahun 1980, produk Nike berhasil mencapai hingga 50% pangsa pasar sepatu atlet AS. Inilah awal mula muncul slogan “Just Do It” yang digemakan melalui iklan-iklan yang dipasarkan. Dan slogan ini merupakan slogan yang dibuat oleh Nike bersama dengan lembaga pendiri Wieden dan partnernya.

  1. Walt Stack, fitur pertama Just Do It

Walt Stack adalah fitur pertama yang hadir dalam iklan berslogan Just Do It pada 1 Juli 1988. pada tahun inilah Nike semakin menaikkan pamornya sebagai produsen sepatu atlet atau olahraga yang nyaman dan berkualitas.

  1. Arti Nike

Perlu diketahui bahwa kata “Nike” memiliki arti yang tidak terduga. Nike adalah nama yang berasal dari nama dewi kemenangan Yunani. Melihat target pangsa pasar di bidang olahraga, maka tidak aneh jika BRS membuat nama brand menjadi Nike. Selain cocok untuk digunakan dalam kompetisi olahraga yang sportif, sepatu Nike juga memiliki kualitas yang tidak kalah dengan brand lain.

  1. Strategi Brand Ambassador

Salah satu strategi pasar yang sampai saat ini dilakukan oleh Nike adalah melalui seorang atlet. Tentu saja atlet yang digunakan untuk mempromosikan sepatu Nike adalah mereka yang sedang naik daun. Hal ini tidak salah sih ya.

  1. Brand sepatu lari terbaik tahun 1979

Pada tahun ini, jumlah sepatu Nike yang dibeli oleh pelanggan lebih sedikit daripada Reebok. Oleh karena itu, pada tahun ini pula Nike memproduksi dan meningkatkan kualitas sepatu olahraganya di berbagai bidang dan aktivitas, termasuk sepatu lari. Maka tidak mengherankan jika sampai saat ini, sepatu Nike dengan berbagai modelnya banyak digunakan masyarakat.

Dan itulah latar belakang brand Nike yang menarik untuk disimak. Ternyata, tidak semulus yang dibayangkan untuk menjadi brand ternama di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *